Jawaban!
Karena gurun pasir adalah semacam tempat yin dan yang
berkumpul dimana terdapat elemen-elemen yang saling menetralkan
sehingga terdapat keseimbangan atau titik nol. Dalam istilah manajemen,
inilah yang disebut William Bridge dan Susan Mitchell dalam “Memimpin
Transisi: Model Baru untuk Perubahan” sebagai zona netral, yang memang mereka sinonimkan dengan gurun pasir. Menurut Bridge dan Mitchell, fase transisi ala gurun adaah zona netral tempat
tiadanya kepastian dan berkumpulnya kebingungan yang sangat menguras
energi. Zona netral tidak nyaman sehingga orang ingin keluar dari situ.
Sebagian orang mencoba maju dengan tergesa-gesa ke dalam situasi baru,
sementara yang lain berusaha mundur ke masa lalu. Bagaimana pun juga,
waktu di zona netral ini tidak sia-sia karena di situlah kreativitas dan
energi transisi ditemukan dan tranformasi yang sesungguhya terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar