Rabu, 14 Maret 2012

Peran Penting Manajemen Dalam Organisasi


PENTINGNYA MANAJEMEN DALAM MENJALANKAN ORGANISASI

Pentingnya Pengorganisasian menyebabkan timbulnya sebuah struktur organisasi, yang dianggap sebagai sebuah kerangka yang masih dapat menggabungkan usaha-usaha mereka dengan baik.
Dengan kata lain, salah satu bagian “tugas pengorganisasian adalah mengharmoniskan kelompok orang yang berbeda, mempertemukan macam-macam kepentingan dan memanfaatkan kemampuan-kemampuan kesemuanya kesuatu arah tertentu.” Pendapat ini dikemukakan oleh (George K. Terry).

Sebenarnya yang dimaksud dalam tulisan diatas adalah perlu adanya tindakan-tindakan simultan units individu al atau yang terpisah yang secara bersama-bersama dapat menghasilkan suatu efek total yang lebih besar dibandingkan dengan jumlahn komponen-komponen individual. Jadi pengorganisasian merupakn sebuah kasus yang dapat menimbulkan effek yang sangat baik dalam upaya menggerakkan seluruh aktifitas dan potensi yang bisa diwadahi serta sebagai pengawasan manajerial.

Fungsi Manajemen menurut George R.Terry :
- (Planning)
- (Organizing)
-(Actuating)
- (Controlling)
Fungsi Manajemen menurut Luther Gulick :
-(Planning)
-(Organizing)
-(Stafing)
-(Directing)
-(Coordinating)
-(Reporting)
-(Controlling)
Fungsi Manajemen menurut Ernest Dale :
-(Planning)
-(Organizing)
-(Staffing)
-(Directing)
-(Innovating)
-(Respecting)
-(Controlling)

            Manajemen pada prinsipnya bagaimana mengatur kegiatan agar berjalan dengan baik dalam mencapai tujuan secara optimal sesuai dengan yang diinginkan. Tujuan yang diharapkan tersebut,akan berhasil dengan baik bilamana kemampuan manusia yang terbatas baik pengetahuan, teknologi, skill maupun waktu yang dimiliki itu dapat dikembagkan dngan membagi tugas pekerjaannya, wewenang, dan tanggung jawabnya kepada orang lain sehingga secara sinergis dan simbiosis mutuaisme membentuk kerjasama yang baik maka tidak ada “manajemen”. Kalaupun ada adalah manajemen tradisional atau otoriter.

Manajemen dikatakan penting dalam menjalankan kegiatan organisasi, pada dasarnya :
1.Pekerjaan itu berat dan sulit untuk dikerjakan sendiri sehingga diperlukan adanya pembagian
   kerja, tugas dan tanggung jawab dalam penyelesaiannya.
2.Suatu organisasi akan berhasil guna dan berdaya guna.
3.Manajemen yang baikm dapat meningkatkan kinerja dari semua potensi yang dimiliki.
4.Manajemen yang baik akan menghindari dan mengurangi pemborosan.
5.Manajemen merupakan suatu pedoman pemikiran dan tindakan kegiatan organisasi.
6.Manajemen merupakan suatu pedoman pemikiran dan tindakan kegiatan organisasi.
7.Manajemen yang baik selalu mengedepankan kerjasama, keharmonisasi, komunikasi yang kontruktif,  seimbang, searah saling menghormati, dan menghargai mencintai sebagai tujuan dapat dioptimalkan.
8.Manajemen diperlukan untuk kemajuan, dan pertumbuhan juga perkembangan agar lebih baik lagi.

Peran Penting Manajemen Dalam Kehidupan


MANAJEMEN MENURUT KITA

Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno management, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang paten dan diterima secara mendunia. Oleh karena manajemen belum memiliki definisi yang paling tepat, para ahli beramai-ramai untuk mengungkapkan pendapatnya. Berikut ini adalah definisi manajemen menurut oara ahli :
1.      Prof.Oie Liang Lee
“beliau mengemukakan bahea manajemen adalah seni mengkoordinasi serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.”

2.      The Liang Gie
“beliau mengemukakan bahwa manajemen adalah unsure yang merupakan rangkaian perbuatan menggerakkan karyawan-karyawan dan mengarahkan segenap fasilitas kerja agar tujuan organisasi yang bersangkutan benar-benar tercapai.”

3.      George R. Terry
“beliau mengemukakan pendapatnya bahwa manajemen seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.”

4.      Dr.Sp.Siagian dalam buku “Filsafat Administrasi”
“beliau menjelaskan bahwa manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan menurut oranglain.

5.      Richard L.Draft
“beliau menjelaskan bahwa manajemen adalah pencapaian sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya organisasi.”

6.      Dan masih pendapat para ahli-para ahli lainnya.


Dari definisi-desinisi yang dikemukakan para ahli diatas, saya berkesimpulan bahwa manajemen adalah suatu upaya untuk mencapai tujuan yang telah diperhitungkan dengan bantuan sejumlah sumber sehingga efektif dan efisien. Pengertian Efektif berati bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara Efisien berati bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

            Fungsi manajemen menurut saya pribadi adalah sebagai pengatur kegiatan sehari-hari, seperti membuat perencanaan kegiatan atau aktifitas yang akan dilakukan dalam keseharian kita. Apabila tidak tersusun atau terencana dengan baik, hasil yang diperoleh pun mungkin bisa jadi kurang maksimal.
                Dalam hidup ini kita pasti mengalami manajemen, secara tidak sadar kita mengalami tingkatan-tingkatan dalam hidup. Contohnya adalah manusia tiba-tiba langsung diangkat menjadi direktur suatu perusahaan tanpa adanya tahapan-tahapan yang harus dilalui. Kalaupun ada pasti akan terjadi kesalahan-kesalahan dalam melakukan suatu tindakan. Dan akan merugikan diri sendiri maupun merugikan orang lain. Akhirnya menimbulkan kerugian perusahaan tersebut dan perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan.
                Itulah sebabnya manusia perlu mempelajari Ilmu manajemen. Hal ini perlu dilakukan sebagai suatu antisipasi sebelum berkarir, terlebih lagi menjadi seorang manajer ataupun seorang direktur. 

Minggu, 15 Januari 2012

Soal Nature Based Management 5

 5. Pelajaran manajemen apakah yang bisa kita petik dari Garam ?

            Jawaban!
1.                Garam mewejangkan kepada para pemimpin dan calon pemimpin untuk tidak hanya melibatkan akal, hati, nyali saja dalam memimpin. Sebaliknya, kepemimpinan yang unggul atau kepemimpinan menyeluruh harus melibatkan ketiganya.
            2.                Setiap komponen kepemimpinan menyeluruh memiliki karakter sebagai berikut:                                                                       

a.         Karakter kepemimpinan kepala adalah berpikir ulang tentang cara menyelesaikan tugas; membuat ulang berbagai kerangka batasan; memahami kompleksitas dunia global; berpikir strategis tanpa kehilangan kemampuan melihat tujuan jangka pendek; mencari gagasan di dalam dan di luar perusahaan; dan mengembangkan sudut pandang.
b.        Karakter kepemimpinan emosi adalah menyeimbangkan kebutuhan bisnis dan manusia; menciptakan kepercayaan; mengembangkan simpati sejati di berbagai tempat kerja; menciptakan lingkungan yang membuat orang berkomitmen; dan memahami hambatan professional.
c.       Karakter kepemimpinan nyali adalah berani mengambil resiko dengan data yang tidak lengkap; menyeimbangkan risiko dan penghargaan; bertindak dengan integritas penuh di tengah kesulitan; terus-menerus mengupayakan apa yang diperlukan agar berhasil; terus berupaya menghadapi kesulitan; dan tidak takut membuat keputusan tegas.

Soal Nature Based Management 4

  4.   Pelajaran manejemen apa yang bias kita pelajari dari rumput?

            Jawaban!
1.    rumput merupakan metafora bagi lingkungan kerja.Dalam persfektif ini,jenis pekerjaan  yang berbeda jadinya membutuhkan lingkungan kerja yang berbeda.
2.    lingkungan kerja adalah factor yang berperan bagi model bisnis yang sukses.sementara itu,model bisnis yang baik seyogianya memiliki empat komponen:
            a. Asumsi atau analisis dan perkiraan tentang lingkunganorganisasi.
            b. Asumsi tentang misi organisasi.
            c. Aliansi entrepreneur –manager
d. Pandangan tentang profitabilitas sebagai fungsi kualitas.Maksudnya,produk  atau jasa    berkualitas akan sinonim dengan laba.
3.    Setiap orang adalah pemimpin,minimal untuk memimpin dirinya sendiri.Maka dar itu penting bagi setiap pemimpin untuk memperhatikan kombinasi tiga unsur dalam kepemimpinan,yaitu waktu,tempat dan situasi.

Soal Nature Based Management 3

3.  Dari kisah yang dialami oleh Chinmi di dalam komik yang berjudul Kungfu Boy, diceritakan bahwa si  Chinmi belajar dari sebuah bambu. Hal apakah yang kita teladani dari  sebuah bambu, dan menjadikan cina sebagai negeri yang belajar dari sebuah bambu ?                                         
           
                             
Jawaban! 
                                                                                                       
 Diceritakan bahwa si Chinmi berhasil menang melawan Sie Fan karena Chinmi berhasil memahami sifat bambu itu lentur mengikuti arah angin,sehingga ketika dihempas angin besar, sang bambu tetap berdiri kokoh tanpa kurang satupun.
Begitu juga halnya dengan apa yang terjadi dengan Cina, mampu mengadopsi prinsip-prinsip perdagangan bebas,diantaranya bersikap lebih terbuka terhadap penanaman modal asing, dan mengikuti segala perkembangan-perkembangan internasional. Maraknya krisis ekonomi gobal yang melanda dunia tak menyurutkan semangat untuk terus maju dan berinovasi,itulah yang menyebabkan mengapa Cina berhasil begerak fleksibel laksana bambu.

Soal Nature Based Management 2

  1.      Pelajaran Penting apa yang dapat kita petik dari Gunung?

              Jawaban!
*Gunung mengajarkan pentingnya mendapatkan suatu gambaran umum komprehensif atau medan umum dari persaingan pasar (big picture) sebelum melakukan langkah-langkah kongkret.
 
* Gunung mewejangkan bahwa jiki kita ingin sukses, janganlah melakukan sesuatu setengah-setengah. Focus dan tekunilah betul-betul bisnis atau pekerjaan kita serta tangkap peluang yang ada dengan sebaik-baiknya. Jadilah yang terbaik di bidang yang kita geluti. Inilah yang disebutkan Hermawan Kartajaya sebagai “eat, sleep and dreams with your business”. 
*Gunung juga menjadi perlambangan revolusi. Revolusi di dalam tubuh suatu organisasi haruslah diawali dengan penentuan visi besar terlebih dahulu. Visi besar itu yang umumnya terbagi menjadi visi jangka pendek dan visi jangka panjang.

Soal Nature Based Management 1

 1.  Mengapa gurun pasir dikatakan zona keseimbangan penggodok perubahan ?

Jawaban! 
Karena gurun pasir adalah semacam tempat yin dan yang berkumpul dimana terdapat elemen-elemen yang saling menetralkan sehingga terdapat keseimbangan atau titik nol. Dalam istilah manajemen, inilah yang disebut William Bridge dan Susan Mitchell dalam “Memimpin Transisi: Model Baru untuk Perubahan” sebagai zona netral, yang memang mereka sinonimkan dengan gurun pasir. Menurut Bridge dan Mitchell, fase transisi ala gurun adaah zona netral tempat tiadanya kepastian dan berkumpulnya kebingungan yang sangat menguras energi. Zona netral tidak nyaman sehingga orang ingin keluar dari situ. Sebagian orang mencoba maju dengan tergesa-gesa ke dalam situasi baru, sementara yang lain berusaha mundur ke masa lalu. Bagaimana pun juga, waktu di zona netral ini tidak sia-sia karena di situlah kreativitas dan energi transisi ditemukan dan tranformasi yang sesungguhya terjadi.